Musyawarah Daerah XIII PKBI Jawa Barat

PKBI Jawa Barat melaksanakan musyawarah daerah yang ke XIII pada tanggal 21-22 Desember 2018, kegiatan ini melibatkan pengurus nasional dan tamu undangan dari berbagai elemen seperti pemerintahan, organisasi masyarakat, akademisi dan media massa.

Di hari pertama diadakan pentas seni tari dari Srikandi pasundan dan pertunjukan musik dari anak binaan LPKA Bandung (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) dilanjutkan diskusi mengenai isu stunting dengan narasumber wakil ketua PKBI Bpk.DR.Dr.Tb.Rachmat Sentika,Sp.A.,MARS, Dinas Kesehatan Prov.Jabar dan praktisi kesehatan. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek untuk usianya, kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal kehidupan setelah lahir tetapi baru nampak setelah anak berusia 2 tahun.

Berdasarkan data di Jabar tahun 2013 angka kasus stunting mencapai 35,3 % dan pada tahun 2018 turun menjadi 31,1 %. Stunting disebabkan faktor multi dmensi seperti praktek pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan ANC-Ante Natal Care, Post Natal dan pembelajaran dini yang berkualitas, kurangnya akses ke makanan bergizi, kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi, penanganannya perlu dilakukan oleh multi sektor.

Hari kedua, pengurus daerah melaksanakan sidang-sidang untuk meninjau ulang kebijakan dan peraturan PKBI dan salah satu agenda sidang adalah memilih ketua pengurus daerah dengan hasil terpilihnya kembali Bpk.Rosmananda Romli,SKM, MTP sebagai ketua pengurus daerah PKBI Jabar periode 2018-2023, semoga pengurus daerah periode 2018–2023 dapat mengembangkan PKBI Jabar menjadi lebih maju.

Penulis :

Ray Radian

  • Share This Story

about author

admin

pkbijabar@pkbi.or.id

Administrator Website PKBI Jawa Barat